Pasal Berlapis Menanti Pelanggar Pembatasan Aktivitas Umum di Papua

0 21

Liputan6.com, Jayapura – Pembatasan aktivitas umum di Papua mulai berlaku Senin (18/5/2020). Dalam aturannya, pembatasan aktivitas umum di jalanan, pusat belanja dan lokasi lainnya hanya dapat dilakukan sampai pukul 14.00 WIT.

Kepada warga yang melanggar aturan yang ditetapkan, akan mendapatkan sanksi tegas dari aparat kepolisian yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Papua.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebutkan pembatasan aktivitas umum dilakukan hingga 4 Juni 2020, sesuai dengan status tanggap darurat Covid-19 yang diberlakukan Provinsi Papua.

“Kami akan membatasi perlintasan manusia dan kendaraan di jalan raya. Jika tak berkepentingan harus tetap di rumah, jangan kemana-mana, kecuali masyarakat ada kepentingan mendesak,” kata Paulus, Minggu (17/5/2020).

Pembatasan aktivitas warga merupakan hasil kesepakatan bersama dalam rapat forkompinda bersama kepala daerah di Papua yang telah dilakukan beberapa kali.

Paulus juga mengingatkan, pembatasan aktivitas umum kepada pelaku usaha, pekerja, pedagang, hingga warga agar  bekerjasama dengan baik.

“Hasil evaluasi menunjukan transmisi lokal di Papua peningkatannya cukup tinggi. Antar kita, di wilayah ini saling menularkan virus satu sama lain. Jadi, bukan orang dari luar yang bawa virus saat ini,” jelasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.